Divonis PTUN, PT Kahatex Mengadu kepada Presiden

Di regional Loading...

BERITOP.ME, JAKARTA — Menyusul adanya putusan PTUN Bandung yang menunda pemberlakuan Surat Keputusan Izin Pembuangan Limbah Cair (SK IPLC) oleh Bupati Sumedang yang mengakibatkan akan terhentinya proses produksi di tiga perusahaan pemegang izin tersebut, perwakilan PT Kahatex mengirimkan surat kepada Presiden RI Joko Widodo.

Kuasa Hukum PT Kahatex, Andy Nababan menyatakan pihaknya terpaksa mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo karena tak adanya kepastian hukum dalam kasus yang menimpa kliennya.

Sebab setelah putusan hakim PTUN dibacakan, pihaknya tak pernah mendapatkan kepastian apakah boleh melanjutkan operasional pembuangan limbah ke Sungai Cikijing atau tidak.

Advertisement

Kepastian ini penting karena menyangkut proses produksi.

Jika diizinkan maka perusahaan akan kembali berproduksi, tapi jika tidak maka perusahaan harus menyetop seluruh operasional yang akan berdampak langsung pada tenaga kerja di perusahaan itu.

“Kami hanya ingin kepastian dari pemerintah, karena kami industri terintegerasi maka ketika instalasi pengolahan limbah kami dipaksa tutup seluruh proses produksi juga akan terhenti total,” katanya saat berkunjung ke kantor Tribunnews, Jalan Palmerah, Jakarta Barat,  Senin (20/6/2016).

Dengan adanya putusan PTUN Bandung yang membatalkan SK IPLC Bupati Sumedang, perusahaan menghadapi dilema.

*Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Halaman selanjutnya

Tags: #regional

Tinggalkan pesan "Divonis PTUN, PT Kahatex Mengadu kepada Presiden"


Top
Secured By miniOrange